DETIKANOA.COM, KENDARI – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, secara resmi melaporkan dugaan aksi pengeroyokan dan premanisme ke Polresta Kendari. Laporan ini diajukan setelah Ridwan Badallah didatangi oleh sejumlah loyalis anggota DPR RI, Ridwan Bae, di kantornya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Laporan Ridwan Badallah tercatat pada Rabu, 28 Oktober 2026, dan konfirmasi dari kepolisian disampaikan pada Sabtu, 31 Oktober.

Welliwanto menjelaskan, penyidik kini tengah menunggu hasil visum untuk memastikan kondisi luka yang dilaporkan oleh korban. Hingga saat ini, dokumen hasil pemeriksaan medis tersebut belum diterima oleh pihak kepolisian.

Iklan
JMSI

Selain menunggu visum, tim penyidik juga telah bergerak cepat dengan melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Namun, identitas pihak-pihak yang dilaporkan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.