DETIKANOA.COM, KENDARI – Seorang wanita berinisial NHA (36) ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di kediamannya di Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (25/10/2026). Pihak kepolisian tengah menyelidiki insiden tragis ini.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) segera setelah menerima laporan. "Dari hasil olah TKP, kematian diperkirakan 6 jam setelah ditemukan," ujar Kompol Welliwanto.

Korban pertama kali ditemukan oleh iparnya, RA, sekitar pukul 08.30 Wita. RA datang ke rumah korban bersama kakak perempuannya setelah sebelumnya dihubungi oleh suami korban, NS. RA masuk ke dalam rumah menggunakan kunci yang dikirimkan oleh suami korban.

Iklan
JMSI

Setelah memanggil-manggil NHA namun tidak mendapat respons, RA kemudian menuju ruang tengah dan menemukan korban dalam posisi tergantung di atas tangga. Tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya adalah jenis sabuk karate berwarna putih dan hijau.

Sebelum kejadian, pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 23.00 Wita, RA sempat berkomunikasi dengan NHA melalui pesan singkat. Dalam percakapan tersebut, NHA menceritakan sedang bertengkar dengan suaminya, NS. Pada Minggu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, RA mencoba menghubungi korban kembali namun tidak ada jawaban. Suami korban, NS, kemudian menghubungi RA sekitar pukul 08.00 Wita dan memintanya untuk datang ke rumah.

Kompol Welliwanto Malau menambahkan bahwa korban tinggal bersama seorang anak dan suaminya, NS. Namun, suami korban tidak berada di lokasi kejadian saat penemuan. Selain itu, dalam pemeriksaan awal di TKP, petugas Satreskrim Polresta Kendari bersama tim identifikasi juga menemukan sebilah pisau di sekitar jenazah korban.

Meski perkiraan waktu kematian telah didapatkan, penyebab pasti kematian NHA masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan medis mendalam guna mengungkap fakta-fakta terkait insiden ini.