Tingkatkan Penanganan Stunting, Desa Wawobeau di Kunjungi Tim AKS

Audit Kasus Stunting

DETIKANOA.COM-KONKEP-Desa Wawobeau menjadi salah satu desa sasaran Dinkes Kab. Konawe Kepulauan dalam mengatasi angka stunting, hal ini menjadi polemik Nasional sehingga pemerintah Daerah juga tak lupa untuk berfokus dalam penanganan masalah tersebut agar tidak berkepanjangan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) selaku penanggung Jawab kegiatan Audit Kasus Stunting (AKS) menindaklanjuti surat Nomor 050/34/2023 dari kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang juga sebagai ketua AKS.

Sebagaimana terlampir dalam surat, meminta kepada pemerintah desa menyiapkan sasaran AKS diantaranya calon pengantin 2 orang, ibu hamil 2 orang, ibu bersalin 2 orang dan bayi 2 orang. 

Tim dari AKS dalam kunjunganya juga menghadirkan ibu Bupati Konkep Dra. Hj. Nurul Hidayati selaku ketua PKK untuk terjun langsung melihat kondisi masyarakat di Desa Wawobeau.

Sebagai bentuk dukungan dalam mengatasi stanting, Pemerintah Desa (Pemdes) Wawobeau juga sudah melakukan upaya dengan penambahan tenaga kader dari 7 menjadi 10 orang kader dan menaikan honor para kader dari Rp. 200.000 menjadi Rp. 300.000 per kadernya. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Wawobeau pada Kamis (06-07-2023).

“Angka balita yang terdampak resiko stunting di tahun 2021 itu sebanyak 26 orang, alhamdulillah tahun ini menurun dan semoga di tahun yang akan datang bisa teratasi semua” Harapnya. 

M. Johan juga menambahkan bahwa kegiatan ini betul-betul sangat diharapkan, apa lagi ibu bupati turun lansung membatu dalam hal penanganan stunting. Selain itu, Pemdes Wawobeau telah menambahkan anggaran untuk pembelian vitamin.

“saya selaku kades banyak berterima kasih kepada ibu bersama tim atau rombongannya telah meluangkan waktunya untuk turun lansung di Desa Wawobeau dalam rangka meng Audit penanganan stanting, jadi sekali lagi kami berterima kasih” tutupnya. 

Reporter : Iskandar

Editor : Amal RF

Desaku

Share Berita

Komentari Berita


BERITA LAINNYA

BACA JUGA