Pj Wali Kota Sepakat Bus Trans Lulo Beroperasi Lagi: Sudah Lama Vakum

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, sepakat  untuk mengoperasikan kembali Bus Trans Lulo dalam kota, yang selama ini vakum.

DETIKANOA.COM- Kabar baik untuk masyarakat Kota Kendari, dalam waktu dekat Pemerintah kota kendari bisa kembali menikmati Bus Trans Lulo yang selama ini tidak efektif beroperasi. Penggunaan Bus Trans Lulo akan dioptimalkan sebagai transportasi massal dalam kota.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, sepakat  untuk mengoperasikan kembali Bus Trans Lulo dalam kota, yang selama ini vakum.

Asmawa menghendaki pengoperasian Bus Trans Lulo lebih dulu akan dilengkapi sarana dan prasarana pendukungnya, seperti fasilitas halte, marka atau rambu dan wilayah operasi yang jelas.

“Semua sarana prasarana yang dimiliki Pemkot Kendari  termasuk Bus Trans Lulo harus difungsikan dengan maksimal,” kata Pj Wali Kota.

“Anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana adalah uang rakyat kalau dimangkrakan berarti rugi pemerinta

h ini,” tambahnya.

Pj wali kota juga mengungkapkan, efektifnya kembali operasional Bus Trans Lulo dalam kota akan sangat membantu dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan angkutan dengan tarif yang resmi. Ini juga akan membantu masyarakat yang bepergian menuju arah wilayah yang dijangkau bus, sehingga tak perlu mengganti kendaraan.

Kadishub Kota Kendari, La Ode Manas Salihin berencana menyiapkan 10 halte dalam jalur bus trans lulo. Namun, efektifitas operasional bus tersebut ditarget akhir tahun 2022.

Pemerintah Kota Kendari sudah berkomitmen mengoptimalkan operasional Bus Tran Lulo, dengan fasiltias maksimal demi kenyamanan penumpang. Ada kemungkinan pemerintah kota kendari akan  menambah jumlah bus dari yang ada saat ini.

“Saat ini hanya ada lima unit dan dilenkgapi ac dan wifi. Jadi, operasionalnya akan diaktifkan akhir tahun 2022, SK-nya sudah berjalan, sekarang sudah ditahap koordinasi,” ujarnya.

Untuk operasionalnya difokuskan menggunakan satu koridor, titik nolnya berada di terminal Kota Lama, Puuwatu, dan berakhir di Terminal Baruga.

“Ini angkutan massal tidak memberhentikan penumpang disembarang tempat. Ada tempat khususnya seperti halte kita akan pasangkan rambu dan Bus Trans Lulo,” jelasnya.

Terkait halte yang akan digunakan ada beberapa yang sama dengan halte yang telah dibuat oleh Pemerintah Provinsi Sultra sebelumnya. Sementara dibeberapa titik lainnya yang belum memiliki bangunan halte pihaknya masih menggunakan marka atau rambu halte sementara.

Diharapkan nanti Bus Trans Lulo bisa kembali beroperasi sebagaimana mestinya dan masyarakat juga diharapkan lebih memilih untuk menggunakan bus tersebut.

Dinas Perhubungan Kota Kendari menjelaskan bahwa pengaktifan Bus Trans Lulo ini dilakukan sebagai pemanfaatan fasilitas. Dimana bus tersebut belum optimal penggunaannya, karena hanya digunakan saat ada event-event tertentu saja.

Diungkap Dishub, operasional bus trans lulo sempat mengalami vakum karena ada wabah pandemi covid-19 ada pembatasan sehingga pemerintah berinisiatif tidak beroeprasi sebagaimana mestinya.

“Kemarin sudah sempat operasi untuk umum, namun karena Covid-19 jadi kita vakum, sekarang ini karena sudah tidak ada lagi pembatasan-pembatasan jadi bagusnya kami aktifkan kembali,”  ungkapnya.

Saat ini, rencana pengaktifan ini masih ada pada tahap sosialisasi kembali untuk mengenalkan beberapa ha terkait oeprasional bus, seperti tarif, fasilitas, dan rute operasional yang akan dilalui oleh bus Trans Lulo.

Advertorial 
 

Advertorial

Share Berita

Komentari Berita


BERITA LAINNYA

BACA JUGA