DETIKANOA.COM- Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, tak ingin tindak kriminalitas merajalela di Kendari, lantaran banyaknya titik gelap yang rawan tindak kejahatan.
Wali kota pun menggagas ide briliannya dengan inisiatif memasang titik lampu jalan dalam kota, khususnya di lokasi gelap rawan kriminal melalui program Kendari Terang.
Pemasangan titik lampu dalam kota juga memudahkan akses dan aktifitas warga Kendari, utamanya mereka yang bekerja mencari rejeki hingga malam hari, seperti pedagang UMKM dan lainnya.

Wali Kota melalui Pemkot Kendari telah memasang sebanyak 4.275 lampu di seluruh kecamatan. Ribuan lampu yang terpasangan sangat membantu mobilitas warga di malam hari.
Wali Kota Sulkarnain mengatakan, program Kendari Terang dihadirkan untuk menerangi kawasan yang belum memiliki penerangan jalan umum (PJU).
“Titik-titik kawasan yang masih gelap kita pasangkan lampu,” ujar Sulkarnain Kadir.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini yakin program Kendari Terang bisa mencegah potensi aksi kriminalitas di malam hari.
“Kondisi wilayah yang terang dapat meminimalisir aksi kejahatan di malam hari,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin, memastikan program Kendari Terang masih akan berlanjut tahun ini. Meski tidak mengetahui detail jumlah pengadaan (lampu)-nya, akan tetapi pihaknya memastikan jumlahnya lebih besar dari sebelumnya.
“Program Kendari Terang berlanjut sampai tahun ini. Program sudah ada. Sekarang masih tahap perencanaan. Jumlah (lampu)-nya lebih banyak dari tahun lalu,” pungkasnya.
Firman, warga Kelurahan Mandonga, memuji inisiatif wali kota yang memasangi lampu penerangan jalan di banyak tempat.
Bahkan katanya, pemasangan lampu seluruh kecamatan, catat rekor terbaik dengan program unggulannya Kendari Terang.
"Kalau saya, pak wali cara rekor dia, bayangkan pasangi ribuan lampu jalan dalam kota," tukasnya.
Advertorial


Komentar (0)