Persada Sultra saat melakukan aksi di depan kantor kejati
KENDARI.DETIKANOA,COM- Aksi unjuk rasa Perhimpunan Aktivis Daerah Sultra terkait penyaluran dan pengawasan Dana Bantuan Tunai(BLT) kembali disuarakan kamis,(4/3/21).
Unjuk rasa tersebut merupakan buntut aksi sebelumnya di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan(BPKP). Persada Sultra menilai BPKP tidak memberikan penjelasan tegas terkait dugaan penyimpangaan pengelolaan dana BLT.
Persada Sultra menuding bahwa BPKP terlibat dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai(BLT). banyak masyarakat yang tidak mendapatkan namun punya hak untk itu, tidak hanya itu BPKP juga dinilai tidak melakukan pengawasan terhadap bantuan tersebut.
Enggi Indra Syaputra menjelaskan akan memasukan surat kepada Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sultra agar segera membentuk tim khusus, untuk menyelidiki adanya dugaan kerjasama antara beberapa instansi terkait penyaluran dana bantuan
lansung tunai. Cetus Enggi.
“kita akan teruskan ke kejaksaan Tinggi Sultra terkait dugaan ini”,tutur Enggi Indra Syahputra.
Bahkan salah satu anggota DPRD Kendari tercatat sebagai penerima BLT meskipun tidak pernah memasukan nama sebagai penerima bantuan dari pemerinta.Kata Eggi .
Salim selaku pelaksana harian Penkum Kejaksaan Tinggi(Kejati) Sultra akan menindak lanjuti apa yang menjadi tuntutan Persada.
“iya kita akan tindak lanjuti soal ini. Apa yang di duga dari Persada Sultra”,ucap Ilham.
Reporter : Rafa
Editor : Raya
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita