Percepat Penurunan Stunting Di Buton Selatan, Dompet Dhuafa Sultra Gulirkan Program Pos Gizi

Layanan Kesehatan Cuma Cuma (LKC) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara (Sultra) menggulirkan Program Pos Gizi

DETIKANOA.COM- Layanan Kesehatan Cuma Cuma (LKC) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Tenggara (Sultra) menggulirkan Program Pos Gizi untuk mengatasi dan mencegah masalah stunting atau gagal tumbuh alias kerdil di Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan.

Giat tersebut dilaksanakan di Kabupaten Buton  Selatan sebab memiliki angka stunting tertinggi di Sulawesi Tenggara.

Program Pos Gizi ini didukung pula oleh berbagai pihak seperti Pemerintah Desa Burangasi, Puskesmas Lapandewa, serta Pemerintah Kabupaten Buton Selatan melalui BKKBN Buton Selatan.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sultra, Hassan Afif mengatakan Program Pos Gizi ini sasaran utamanya adalah anak-anak balita yang memiliki masalah gizi stunting atau berisiko stunting.

"Mereka semua berasal dari keluarga prasejahtera yang memang layak dan harus dibant

u," ungkap Hassan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/12/2022).

Program Pos Gizi ini merupakan penguatan setelah sebelumnya program pendampingan Bidan Untuk Negeri yang sudah berjalan sejak Oktober 2022.

Peluncuran program ini diawali dengan diskusi interaktif dengan tema Kolaborasi Penurunan Stunting di Buton Selatan di Kantor BKKBN Buton Selatan. Hadir dalam diskusi tersebut General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, Asisten 3 Sekda Buton Selatan, Kepala BKKBN Buton Selatan, Kepala LKC Sulsel serta semua stakeholder yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting di Buton Selatan.

General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari mengatakan  implementasi penurunan stunting salah satunya adalah menghadirkan Pos Gizi.

Penerima manfaat pada kegiatan pos gizi sebanyak 32 balita yang di indikasi gizi kurang dan stunting. Pos gizi dilakukan sebanyak 2 fase, pada fase pertama sebanyak 13 orang balita aktif dalam kegiatan pos gizi yg telah di laksanakan selama 2 hari.

Melalui Pos Gizi anak-anak tersebut beserta ibunya akan mendapatkan asupan makanan bergizi selama 12 hari berturut-turut. Mereka juga akan mendapatkan edukasi dan sosialisasi terkait pola hidup sehat dan asupan makanan bergizi oleh para kader kesehatan yang dikelola oleh Bidan Etty, bidan Dompet Dhuafa yang ditempatkan di wilayah tersebut.

“Diharapkan dengan pendampingan dari para kader bisa memberikan dampak siginifikan usai didampingi selama 12 hari tersebut,” harapnya.

Asisten III Sekda Buton Selatan, La Ode Mpute mengapresiasi program yang dilaksanakan Dompet Dhuafa Sultra. Menurutnya, Dompet Dhuafa Sultra memiliki semangat yang sama dalam menurunkan angka stunting di Buton Selatan.

“Program penurunan stunting ini luar biasa. Melalui program ini Dompet Dhuafa Sultra sudah mendukung visi misi Pemkab Buton Selatan dalam penurunan angka stunting,” pungkasnya.

Reporter : Is
Editor : Reyhan

Regional

Share Berita

Komentari Berita


BERITA LAINNYA

BACA JUGA