Pembangunan gedung workshop otomotif alat berat Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BPVP Kendari di targetkan bakal rampung November mendatang.
DETIKANOA.COM- Pembangunan gedung workshop otomotif alat berat Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BPVP Kendari di targetkan bakal rampung November mendatang.
Diketahui, gedung workshop yang menghabiskan dana sekiranya Rp5,1 milyar dengan menggunakan anggaran APBN Kementerian Ketenagakerjaan yang dialokasikan di dalam Dipa satuan kerja BPVP Kendari ini rencananya akan di fungsikan awal 2023.
Kepala BPVP Kendari, La Ode Haji Polondu mengatakan pembangunan workshop alat berat tersebut kini mencapai 75 persen.
"In sha Allah workshop itu nanti akan digunakan sebagai kegiatan mekanik untuk memperbaiki yang rusak dan beberapa tipe serta jenis-jenis alat berat,".
Ia mengaku, meskipun gedung workshop tersebut hampir rampung, akan tetapi untuk peralatan pihaknya masih belum menyediakannya.
"
Baca juga:
Indonesia Timur: Sentrum Nikel Nasional
|
Di harapkan 2023 in sha Allah sudah ada,".
Bahkan kata dia, jika telah berjalan semua mekanisme kerja sama dengan beberapa pihak, pengadaan peralatan workshop tersebut diharapkan adanya kontribusi dari dunia usaha dan industri.
"Sebenarnya ini kerja sama segi tiga, tanahnya di siapkan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara, bangunan fisiknya oleh kementerian ketenagakerjaan RI dan peralatan di harapkan ada kontribusi dari dunia usaha dan industri.
Sebab menurutnya, apa yang akan dihasilkan di workshop tersebut nantinya bisa mensuport kegiatan-kegiatan yang ada di dunia industri pertambangan di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.
Selain itu, untuk memaksimalkan pelatihan yang diberikan kepada siswa pihaknya akan mengirim instruktur otomotif BPVP untuk mengikuti upgrading di Samarinda.
"Sehingga nanti instruktur di sini akan belajar di BPVP Samarinda untuk menambah pengetahuan tentang otomotif alat berat,.
Reporter : Wa Ode
Editor : Reyhan
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita