Ilustrasi sembako.Repro Google
KENDARI.DETIKANAO,COM- Memasuki bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memastikan stok pagan aman hingga akhir bulan puasa mendatang.
Pemkot Kendari sudah melakukan koordinasi dengan daerah lain untuk memastikan keamanan pangan di bulan puasa, tidak hanya itu komitmen dan kerja sama antara daerah sudah kita lakukan utamanya ketersedian pagan.Kata Sulkarnain Kadir Kamis (1/4/21).
"tidak perlu hawatir kita sudah cek ketersedian pagan di bulan puasa, koordinasi dengan daerah lain sudah dilakukan terlebih lagi sudah ada komitmen kerja sama",cetus Bang Sul.
Tidak hanya itu Pemkot Kendari bakal mengelar pasar murah di setiap kecamatan, tindakan itu dilakukan gunan memberikan rasa aman khsusunya ketersedian pagan yang murah.
"Alhamdulillah distributor juga sudah memiliki pola, setiap dua minggu ada bahan yang m
asuk di gudang jadi amanlah untuk kebutuhan di bulan puasa" pungkas Sulkarnain Kadir.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Muhammad Saiful, menjelaskan, jelang ramadhan tim sudah turun dilapangan untuk melakukan antisipasi stok pangan tidak hanya itu tim disperindagkop juga mendatangi para distributor.
"tim kami sudah turun ke lapangan dan berkujung ke para distributor untuk memastikan stok aman dibulan suci ramadhan",kata Muhammad Saiful.
Namun permintaan masyarakat di bulan puasa cendrung meningkat utamanya peningkatan konsumsi bahan pokok, dengan adanya lonjakan seperti itu perindagkop meminta kepada distributor untuk melakukan antisipasi ketersedian beras,telur dan terigu.
"Jelang Ramadhan yang paling kita jaga stoknya ibu-ibu suka bikin kue seperti telur, terigu kompas dan segitiga biru,tap kami pastikan ketersedian itu aman", ungkap Saiful.
Reporter : Reyhan
Editor : Raya
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita