Pengamat Politik Sultra La Ode Bariun
KENDARI.DETIKANOA,COM - Rancangan perubahan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2022 menjadi tahun 2024 dan 2027 mendatang dinilai akan mempengarui para calon kepala daerah yang akan berlaga.
dengan adanya pergeseran itu nilai akan berdampak tidak baik bagi para calon petahana.
Politisi senior Sultra La Ode Bariun menjelaskan, dengan adanya rencana DPR RI melakukan penundaan pilkada justru merugikan bagi incumbent, sebab pangung politik bagi petahana akan hilang selama kurung waktu dua tahun.kata Bariun (11/2/21).
" Kalau pilkada di gelar 2022 maupun 2027 petahana yang dirugikan" cetus mantan ketua Nasdem Sultra.
Namun jika regulasi tetap pada tahun 2022 dan 2023 mendatang akan memberikan peluang besar bagi para bupati dan gubernur yang masih aktif. Ucap Bariun.
Ketua PBSI Sultra ini lebih setujuh dengan pernyataan
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) agar lebih fokus pada penanganan covid -19 di banding melakukan perubahan tahapan pilkada saat ini,tutup Bariun.
Reporter : Andri
Editor : Rafa
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita