Pengelolaan Pasar Basah Mandonga resmi berpindah kepada pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Setelah sebelumnya dikelola oleh PT Kurnia Sulawesi Karyatama
DETIKANOA.COM- Pengelolaan Pasar Basah Mandonga resmi berpindah kepada pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Setelah sebelumnya dikelola oleh PT Kurnia Sulawesi Karyatama selama kurang lebih dua puluh tahun.
Diketahui setelah mengambil alih pengelolaan pasar tersebut Pemkot Kendari berencana untuk melakukan revitalisasi pada bagian-bagian pasar sebagai bentuk intervensi pemerintah.
Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan perbaikan Pasar Basah Mandonga sebagai aset pemerintah itu wajib dilakukan oleh pemerintah kota.
Dalam konteks tersebut, pemerintah kota Kendari pada tahun 2023 ini telah menganggarkan dana untuk revitalisasi.
"Pertama kita ingin perbaiki masjid di Pasar Basah Mandonga, hal itu sudah ada dalam APBD Kemudian sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan untuk perlu diintervensi secepatnya," ungkapnya, Sen
in (13/2/2023).
Menurutnya, hal tersebut merupakan kewajiban dan bentuk tanggung jawab Pemkot Kendari yang telah mengambil alih pengelolaan Pasar Basah Mandonga dari pengelola sebelumnya.
Bentuk perbaikan sarana dan prasarana yang dicanangkan Pemkot Kendari dalam waktu dekat adalah pengadaan mesin penyedot air untuk mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah pasar.
"Jangan sampai terjadi banjir di pasar karena mesin sedot air diambil oleh pihak PT Kurnia, maka secara cepat sudah dilakukan pengadaan baru untuk mesin sedot itu," bilangnya.
Kata Asmawa, sementara waktu pengelolaan pasar itu diberikan kepada Dinas Perdagangan, Koperasi (PerdagKop) dan UKM Kota Kendari sembari menunggu pengelola baru.
"Nanti kedepan, setelah kita berhasil melakukan penataan pasar, siapa kira-kira yang bisa lebih baik lagi dalam mengelola pasar ini, kita akan serahkan," jelasnya.
Sementara untuk anggaran revitalisasi pasar, ia mengungkapkan bakal melakukan kalkulasi terlebih dahulu. Sehingga nantinya bisa direncanakan dengan baik, mana saja bagian pasar yang membutuhkan dana perbaikan.
"Kita baru serah terima, jadi kami akan hitung dahulu, mana sih yang harus kita perbaiki," pungkasnya.
Reporter : Is
Editor : Reyhan
Regional
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita