Pemerintah Kota Kendari mengupayakan penyelesaian pembangunan Monumen Kalosara
DETIKANOA.COM- Pemerintah Kota Kendari mengupayakan penyelesaian pembangunan Monumen Kalosara yang ditarget rampung tahun ini.
Rekomendasi lembaga adat itu selesai pertengahan tahun sehingga baru bisa diproses.
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menyatakan, Pemerintah Kota Kendari ingin memastikan seluruh desain monumen sesuai dengan rekomendasi yang terakomodir lembaga adat, sehingga tidak ada simbol-simbol yang terlupakan nanti.
“Proses administrasi sedang berjalan, kita harap akhir tahun sudah bisa rampung,” tuturnya (17/9/2022).
Monumen Kalosara didesain dengan kelengakapan fasilitas jogging track, dan kegiatan sosial lainnya yang dapat melestarikan budaya lokal.
Pembangunan tugu atau Monumen Kalosara bertempat di pelataran kantor Wali Kota Kendari dan akan menjadi ikon pemersatu masyarakat di daerah i
ni.
"Lokasinya di area taman yang nantinya akan kita sebut sebagai Taman Kalosara," kata Wali Kota Kendari.
Wali Kota Sulkarnain mengaku, pembangunan monumen Kalosara harus mendapat dukungan dan suport dari seluruh elemen masyarakat.
Hadirnya Tugu Kalosara sebagaimana maknanya yakni mempersatukan, bisa benar-benar secara filosofis dan implementatif menjadi pemersatu masyarakat Kota Kendari.
Kalosara juga menjadi lambang pemersatu dan perdamaian yang sangat sakral dalam kehidupan Suku Tolaki.
Secara fisik, Kalosara ini diwujudkan dengan seutas rotan berbentuk lingkaran yang kedua ujungnya disimpul lalu diletakkan di atas selembar anyaman kain berbentuk bujur sangkar.
Advertorial
Jurnalis DetikAnoa.com dilengkapi tanda pengenal saat meliput. Demi menjaga independensi diharapkan tidak memberikan sesuatu kepada jurnalis DetikAnoa.com saat menjalankan tugas jurnalistik. DetikAnoa.com melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional.














Komentari Berita