DETIKANOA.COM- Untuk pertama kalinya, Osara Seni menghadirkan pameran seni sebagai
ruang ekspresi kreatif bagi seniman dan komunitas di Kota Kendari melalui tema “Rongai-Siggi”,
yang mengangkat pesan keberlanjutan dan daur ulang. Kegiatan ini dilaksanakan
pada 2-3 April 2026 di Area Eks MTQ (Belakang Drive-Thru Bank Sultra)
mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.
“Rongai-Siggi” berasal dari bahasa Tolaki, suku asli Sulawesi Tenggara,
yang berarti “kembali” dan “barang tidak terpakai”. Konsep ini menggambarkan
bagaimana sesuatu yang dianggap tidak berguna dapat diolah kembali menjadi
karya bernilai. Pameran ini tidak hanya menjadi ruang display, tetapi juga
pengalaman bagi pengunjung untuk melihat dan merasakan cerita di balik setiap
karya.
Sebanyak ±20 seniman lokal turut berpartisipasi dengan menampilkan karya mereka, didukung oleh 6 tenant UMKM berbasis seni serta kolaborasi bersama komunitas KKPB Bahagia dan Forum Perupa Sultra. Kegiatan ini j20 seniman lokal turut berpartisipasi dengan menampilkan karya mereka, didukung oleh 6 tenant UMKM berbasis seni serta kolaborasi bersama komunitas KKPB Bahagia dan Forum Perupa Sultra. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas dan tamu undangan, di antaranya Duta Anandonia-Luale, Duta Maritim, Duta Museum, Duta Bahasa, GenPI Sultra, GenBI, Kawan Inspirasi, KKPB, serta Forum Perupa Sultra, sehingga menjadi salah satu momentum penting kolaborasi lintas komunitas di Kendari.
Kegiatan ini
disambut baik oleh berbagai unsur pimpinan dan pemangku kepentingan. Pada hari
pertama, kegiatan dihadiri oleh perwakilan PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe
Utara, yaitu North Konawe CSR & ER Sub Division, Bapak Fredy Utama, serta
CSR & ER Bureau Head, Bapak Fachrul Mujahid, dan Dinas Pariwisata Provinsi
Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Ibu Syamsinar, S.Pi.,
M.Si. Pada hari kedua, kegiatan turut dihadiri oleh Ibu Arinta Andi
Sumangerukka selaku Ibu Gubernur Sulawesi Tenggara, bersama perwakilan PKK
Sulawesi Tenggara
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pariwisata menyampaikan apresiasi, “Saya
juga amaze, ternyata di Kendari bisa menghadirkan pameran seperti ini.”
Sebagai bentuk komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat dan pelestarian
lingkungan, PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara hadir sebagai sponsor
utama. Dukungan ini tidak hanya berupa pendanaan, tetapi juga melalui
keterlibatan ibu-ibu Persatuan Wanita Aneka Tambang (PWAT) yang menampilkan
kerajinan daur ulang berbahan plastik, serta produk abon ikan dari Desa Tinobu
sebagai bagian dari pemberdayaan UMKM binaan berbasis potensi lokal.
Melalui
kegiatan-kegiatan yang mendukung kolaborasi dan menghidupkan kembali komunitas
seni di Sulawesi Tenggara, ANTAM percaya bahwa penguatan kreativitas masyarakat
dapat menjadi salah satu pendorong pembangunan berkelanjutan, baik dari sisi
sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi melukis di atas kanvas sebagai simbol pembukaan pameran. Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari masyarakat, terlihat dari antusiasme pengunjung dan interaksi di media sosial.
Osara Seni “Rongai-Siggi” menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan dunia industri mampu menghadirkan ruang kreatif yang berdampak pada lingkungan dan ekonomi masyarakat.
Advertorial
![]() |

Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tinggalkan Komentar